Nasional

JAMHURI AMIR TERPILIH SECARA AKLAMASI PIMPIN DEWAN MASJID INDONESIA KABUPATEN KETAPANG  

×

JAMHURI AMIR TERPILIH SECARA AKLAMASI PIMPIN DEWAN MASJID INDONESIA KABUPATEN KETAPANG  

Sebarkan artikel ini

 

Ketapang, 12 Juni 2026 — Proses pemilihan pimpinan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Ketapang untuk masa bakti 2026–2031 berlangsung lancar dan penuh suasana kekeluargaan. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Sekretariat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ketapang ini dihadiri oleh unsur pengurus, tokoh agama, serta perwakilan dari berbagai masjid yang ada di wilayah Kabupaten Ketapang.

 

Dalam sidang musyawarah yang berjalan dengan tertib dan demokrasi, Jamhuri Amir yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Ketapang secara resmi terpilih secara aklamasi menduduki posisi Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Ketapang untuk periode lima tahun ke depan. Penetapan ini disambut dengan antusiasme dan dukungan penuh dari seluruh peserta sidang.

Setelah dikukuhkan, Jamhuri Amir menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia juga menguraikan visi besar yang ingin diwujudkan selama memimpin organisasi tersebut.

“Kedepan, saya berharap masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah umat Muslim kepada Allah SWT semata. Lebih dari itu, bagaimana caranya agar setiap masjid yang ada di Kabupaten Ketapang dapat bertransformasi menjadi wadah kegiatan sosial. Banyak program dan manfaat untuk masyarakat bisa digagas dan dilaksanakan bersumber dari lingkungan masjid,” ujar Jamhuri dalam sambutannya.

Menurutnya, peran masjid sangat luas dan strategis. Ia ingin agar masjid menjadi pusat kegiatan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari bantuan sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi warga sekitar.

Selain itu, selaku Wakil Bupati yang juga mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang, Jamhuri Amir menekankan pentingnya peran masjid dalam menjaga persatuan dan kerukunan.

“Kami dari pemerintah daerah sangat berharap, masjid dapat menjadi sarana utama dalam mempersatukan seluruh lapisan umat dan masyarakat. Di tengah keberagaman yang ada, masjid diharapkan mampu menjadi tempat yang memperkuat ikatan persaudaraan, menciptakan kedamaian, serta menjaga keutuhan wilayah Kabupaten Ketapang,” tambahnya.

Pemilihan ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat peran dan fungsi masjid di Ketapang, sehingga keberadaannya semakin terasa manfaatnya bagi kemajuan agama dan kesejahteraan masyarakat secara luas.(Dim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *