DPRDKETAPANGDPRRI

Keluarga Pejabat Tinggi Tak Jamin Etika: Diduga JT Anggota DPRD Ketapang Diduga Tinggalkan Rapat Paripurna demi Pasangan di Bali

×

Keluarga Pejabat Tinggi Tak Jamin Etika: Diduga JT Anggota DPRD Ketapang Diduga Tinggalkan Rapat Paripurna demi Pasangan di Bali

Sebarkan artikel ini

KETAPANG – Isu memalukan kembali mengguncang lembaga legislatif Kabupaten Ketapang. Oknum yang diduga bernama JT bukan sekadar anggota dewan biasa: ia duduk sebagai wakil rakyat dari Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Pemilihan 1, sekaligus menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Ketapang , posisi yang menuntut teladan tinggi di hadapan masyarakat luas.

 

Latar belakangnya pun makin memanaskan sorotan publik: JT diketahui merupakan anak dari seorang tokoh publik yang menjabat sebagai anggota DPR RI sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Kalimantan Barat. Sementara wanita yang bersamanya dalam foto diduga adalah putri dari pengusaha toko emas ternama di Kabupaten Ketapang.

 

Melalaikan Sidang Paripurna demi Liburan Pribadi

Berdasarkan keterangan sumber yang enggan menyebutkan identitasnya, kejadian memalukan ini berlangsung sekitar bulan September 2025 lalu. Saksi mata bahkan mengaku merekam sendiri momen tak pantas itu di lokasi wisata mewah Finns Beach Club, Pulau Bali.

Saya lihat sendiri, saya foto. Mereka berenang, berpelukan, berciuman di kolam renang, sudah seperti suami istri,” ujar sumber tersebut dengan nada yakin.

 

Yang paling memicu kemarahan publik, perbuatan itu diduga dilakukan tepat saat JT seharusnya hadir dan mengikuti agenda krusial Sidang Paripurna DPRD Ketapang. Agenda tersebut adalah penyampaian pidato Bupati Ketapang atas Nota Keuangan dan Raperda APBD Tahun Anggaran 2026.

Artinya, di saat rakyat Ketapang menanti perjuangan nasib anggaran dan pembangunan daerah di ruang sidang, wakil rakyat ini justru meninggalkan amanah demi urusan pribadi yang tidak terpuji.

 

Rekan Dewan Tak Berani Bicara, Ada “Rasa Segan”

Polemik ini makin mencurigakan ketika rekan-rekan anggota DPRD lainnya dipinta tanggapan. Hampir seluruhnya enggan memberikan komentar sedikit pun. Informasi yang berkembang menyebutkan, keengganan itu bukan karena tidak tahu fakta, melainkan karena merasa segan mengingat posisi ayah JT yang merupakan pejabat tinggi partai dan anggota DPR RI.

Masyarakat pun menilai sikap diam ini memperlihatkan adanya ketidakberanian untuk menegakkan kebenaran, meskipun kesalahan sudah terlihat jelas. Ada kesan perlindungan terhadap oknum hanya karena latar belakang keluarganya.

 

Moral Jatuh Meski Berasal Keluarga Terpandang

Warga Ketapang pun meluapkan kekecewaannya yang mendalam. Meski berasal dari keluarga terpandang dan bermaterai cukup, perilaku ini dinilai sangat mencoreng nama lembaga legislatif serta melanggar seluruh kaidah etika, moral, dan kewajiban jabatan.

 

Biar die anak pejabat, banyak duit, jangan dianggap sepele. Kelakuan bejat ini harus membuatnye malu. Orang tuanye tokoh, tapi anaknye punya moral busuk,padahal anggota dewan” ungkap seorang warga dengan nada kecewa.

 

Warga berharap jika dugaan ini terbukti benar, pimpinan DPRD maupun pihak Partai PAN segera menjatuhkan sanksi seberat-beratnya. Sebagai wakil rakyat dan pemimpin organisasi kemasyarakatan, ia wajib memberi teladan, bukan malah mempermalukan institusi dan daerahnya sendiri.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari oknum bersangkutan, Partai PAN, maupun pimpinan DPRD Kabupaten Ketapang terkait isu yang mengguncang kepercayaan publik ini.(DMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *